Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) buat Anak Bangsa

Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) buat Anak Bangsa

Sebelum kita mengenal lebih jauh seperti apa manfaat/pentingnya pendidikan kewarga negaraan unntuk kita menjadi anak bangsa, kita wajib memahami dulu apa pengertian pendidikan kewarga negaraan (PKN).

Pengertian pendidikankewarganegaraan (PKN)

Kata kewarganegaraan dalam bahasa Latin disebut Civicus. Selanjutnya, istilah Civicus diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi istilah Civic yang artinya mengenai warga negara atau kewarganegaraan. Dari istilah Civic lahir istilah Civic yaitu ilmu kewarganegaraan, dan Civic Education, yaitu Pendidikan Kewarganegaraan. Pelajaran Civics atau kewarganegaraan telah dikenal dalam Indonesia semenjak zaman kolonial Belanda menggunakan nama Burgerkunde.

Dari definisi tadi bisa dijelaskan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dirumuskan secara luas buat meliputi proses penyiapan generasi belia buat merogoh kiprah dan tanggung jawabnya menjadi warga negara, dan secara spesifik, kiprah pendidikan termasuk dalam dalamnya persekolahan, pengajaran dan belajar, dalam proses penyiapan warga negara tadi.

Sementara itu,peserta didik/ mahasiswa menjadi anak bangsa Indonesia dibutuhkan bisa menjadi yang memahami pendidikan kewarganegaraan dan menjadi warga negara yang mempunyai komitmen yang bertenaga dan konsisten buat mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karna Hakikat negara kesatuan Republik Indonesia ialah negara kebangsaan terbaru. Negara kebangsaan terbaru ialah negara yang pembentukannya berdasarkanpada semangat kebangsaan atau nasionalisme yaitu dalam tekad suatu warga buat membangun masa depan beserta dalam bawah satu negara yang sama, walaupun warga warga tadi bhineka kepercayaan, ras, etnik, atau golongannya.

Pendidikan Kewarganegaraan dari Depdiknas (2006:49), ialah mata pelajaran yang memfokuskan dalam pembentukan warga negara yang memahami dan sanggup melaksanakan hak-hak dan kewajibannya buat menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, berkarakter yang diamanatkan sang Pancasila dan UUD NRI 1945.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan yang dikemukakan sang Djahiri (1994/1995:10)

Tujuan pendidikan kewarga negaraan Adalah menjadi berikut:

a. Mencerdaskan kehidupan bangsa yang berbagi insan Indonesia seutuhnya. Yaitu insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti yang luhur, mempunyai kemampuan pengetahuann dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian mantap dan sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan        kebangsaan.

b. Secara spesifik. Tujuan PKn yaitu membina moral yang dibutuhkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu konduite yang memancarkan iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam warga yang terdiri dari aneka macam golongan kepercayaan, konduite yang bersifat humanisme yang adil dan mudun, konduite yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan beserta diatas kepentingan perseorangan dan golongan menjadi akibatnya disparitas pemikiran pendapat ataupun kepentingan diatasi melalui musyawarah konsensus, dan konduite yang mendukung upaya buat mewujudkan keadilan sosial semua rakyat    Indonesia.

Sedangkan dari Sapriya (2001), tujuan pendidikan Kewarga negaraan ialah : Partisipasi yang penuh akal dan tanggung jawab dalam kehidupan politik dari warga negara yang taat kepada nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar demokrasi konstitusional Indonesia. Partisipasi warga negara yang efektif dan penuh tanggung jawab memerlukan dominasi seperangkat ilmu pengetahuan dan keterampilan intelektual dan keterampilan buat berperan dan. Partisipasi yang efektif dan bertanggung jawab itu pun ditingkatkan lebih lanjut melalui pengembangan disposisi atau tabiat-tabiat tertentu yang menaikkan kemampuan individu berperan dan dalam proses politik dan mendukung berfungsinya system politik  yang    sehat    dan     pemugaran         warga.

Tujuan awam pelajaran PKn ialah mendidik warga negara supaya menjadi warga negara yang baik, yang bisa dilukiskan menggunakan warga negara yang patriotik, toleran, setia terhadap bangsa dan negara, beragama, demokratis, dan Pancasila sejati (Somantri, 2001:279).
 Djahiri (1995:10) mengemukakan bahwa melalui Pendidikan Kewarganegaraan peserta didik dibutuhkan
 a. Mampu Memahami dan menguasai secara akal konsep dan kebiasaan Pancasila menjadi falsafah, dasar ideology dan pandangan    hidup Negara kesatuan republic Indonesia (NKRI).
 b. Memahami secara eksklusif apa itu konstitusi (UUD NKRI 1945) dan aturan yang berlaku dalam Negara RI.
 c. Menghayati dan meyakini tatanan dalam moral yang termuat dalam buah diatas.
 d. Mengamalkan dan membakukan hal-hal diatas menjadi perilaku konduite diri dan kehidupannya menggunakan penuh keyakinan dan      akal.
 Secara awam, dari Maftuh dan Sapriya (2005:30) bahwa, Tujuan negara berbagi Pendiddikan Kewarganegaraan supaya setiap warga negara menjadi warga negara yang baik (to be good citizens), yakni warga negara yang mempunyai kecerdasan (civics inteliegence) baik intelektual, emosional, sosial, juga spiritual; mempunyai rasa bangga dan tanggung jawab (civics responsibility); dan sanggup berpartisipasi dalam kehidupan warga.
 Setelah menyelidiki pemahaman dari tujuan Pendidikan Kewarganegaraan, maka bisa saya simpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berorientasi dalam penanaman

konsep Kenegaraan dan pula bersifat implementatif dalam kehidupan sehari - hari. Adapun harapan yang ingin dicapai selesainya pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan ini, maka akan dihasilkan generasi yang menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

FUNGSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

1. Membantu peserta didik/mahasiswa menjadi generasi belia buat memperoleh pemahaman asa nasional /tujuan Negara.

dua. Siswa/mahasiswa menjadi genersi baru Dapat merogoh keputusan-keputusan yang bertanggung jawab dalam menyelsaikan      perkara pribadi, warga dan negara.

tiga. Dapat mengapresiasikan asa nasional dan bisa memproduksi keputusan-keputusan yang cerdas.

4. Wahana buat menciptakan warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang setia  kepada bangsa dan negara Indonesia menggunakan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berpikir dan bertindak berdasarkan menggunakan amanat Pancasila dan UUD NKRI 1945.

SUMBER :

https://stkip.files.wordpress.com/2011/05/ppkn1.pdf

https://dodisupandiblog.blogspot.co.id/2010/05/pengertian-pendidikan-kewarganegaraan.html

https://cenatcenutpgsd.blogspot.co.id/p/hakikat-dan-fungsi.html (dalam unduh padah hari selasa jam 09:12 AM/ 22/03/2016)

0 Response to "Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) buat Anak Bangsa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel