Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Luar Biasa

Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Luar Biasa

Sering celoteh pepatah terdengar ditelinga kita tidak kenal maka tidak sayang. Ketika kita hanya mendengar celoteh PLB. Apa yg kita lakukan.? Memandang rendah kah.?. ya.. poly sekali orang-orang disekitar kita yg masih memandang rendah global PLB. Menganggap bahwa PLB tidak memiliki masa depan. Karena dari mereka, PLB ialah Pendidikan bagi anak yg stigma mental, stigma fisik, & kurang dalam kecerdasan. Padahal dalam kenyataannya PLB bukan sekedar perkumpulan bagi orang-orang yg memiliki kekurangan. PLB ialah Suatu sistem pendidikan bagi anak-anak yg memiliki berkebutuhan spesifik. Berikut pengertiannya :

Pengertian Pendidikan Luar Biasa

"Pendidikan spesifik" adalah terjemahan pribadi dari frase "special education", sedangkan "pendidikan luar biasa" adalah terjemahan yg sudah disisipi perbedaan makna rasa. Frase "luar biasa" selalu mengandung rasa yg "dilebih-lebihkan" (exagerated). Oleh karenanya, anak yg menjadi kajian PLB juga disebut "anak luar biasa".padahal seharusnya kita menanamkan pemahaman bahwa mereka sesungguhnya anak biasa mirip anak-anak lainnya namun mereka memiliki kebutuhan spesifik implikasi disabilitasnya dan implikasi lingkungan yg nir aksesibel.

Wikipedia (2012) mengungkapkan bahwa versus dari special education ialah general education. Kalau kita dengan terjemahan pribadi, maka kita bisa membagikan bahwa versus dari pendidikan spesifik ialah pendidikan awam. Lalu, apa versus dari pendidikan luar biasa? Pendidikan biasa? Tetapi celoteh "pendidikan biasa" nir lazim. Ini berarti bahwa timbul sesuatu yg galat beserta celoteh "pendidikan luar biasa".

Di atas seluruh itu, undang-undang RI membenarkan penggunaan celoteh pendidikan spesifik. Istilah pendidikan spesifik dipergunakan dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 wacana Sistem Pendidikan Nasional. Pasal 32 undang-undang tadi menggariskan bahwa "Pendidikan spesifik adalah pendidikan bagi anak didik yg memiliki taraf kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan talenta istimewa."

Sekilas, kita sudah mengetahui pengertian dari PLB. Anak-anak PLB bukan lah anak-anak buangan. Mereka ialah anak-anak yg special, yg membutuhkan perlakuan dan perhatian spesifik bagi kita seluruh. Anak PLB bukan nir bisa. Hanya saja mereka butuh cara yg tidak sinkron dari anak normal umumnya. Seorang anak PLB memiliki jiwa yg higienis. Mengapa demikian,???. Karena anak PLB nir bernah berfikir negatif, mereka nir pernah berfikir ataupun berniat buat berbohong, anak-anak PLB juga memiliki hati yg ikhlas, selalu ihklas dalam mengerjakan apapun tanpa berharap himbalan apapun. Mereka nir pernah mau berbuat curang. Berbeda beserta anak normal dalam umumnya, yg selalu berusaha menutupi kekurangan dan kesalahan yg mereka miliki beserta 1001 macam cara.

Kemurnian dan kepolosan anak PLB terkadang disalah artikan sang masyarakatsekitar, selalu saja mereka dipercaya menjadi anak yg terbuang. Anak yg nir pernah diinginkan kelahirannya sang orang tua nya sendiri. Sadarkah kita mitra.??? Sudah lebih baik mana kita dibandingkan anak-anak Luar biasa itu,? Sudahkah kita bisa menyamakan ketulusa dan kejujuran jiwa mereka.?

Tidak hanya itu, seseorang anak luar biasa nir semuanya memiliki kekurangan. Banyak diantara mereka yg memiliki kelebihan. Contohya seseorang pakar fisikawan yg populer didunia hingga hari ini, yaitu: ALBERT EINSTEIN. Einstein ialah anak yg menderita Sindrom Asperger, sebuah syarat yg bekerjasama beserta autisme. Einstein ialah galat satu model tokoh yg akbar dalam global PLB. Dimana seseorang anak yg mengidap autisme bisa menjadi seseorang penemu sekaligus fisikawan global.

Biasanya anak luar biasa hanya menggemari satu bidang mata pelajaran atau satu bidang ilmu saja. Tetapi jika beliau suda menyukai satu bidang itu, beliau akan mempelajarinya hingga ke akar-akarnya, dan beliau akan menguasai ilmu itu melebihi siapapun bahkan anak normal sekali pun. Apalagi buat anak luar biasa yg memiliki taraf kecerdasan diatas homogen-homogen. Dia akan jauh lebih praktis dan jauh lebih cepat buat menguasai satu bidang ilmu yg beliau senang.

Ditambah lagi beserta model yaitu,: THOMAS ALVA EDISON seseorang tokoh akbar yg populer beserta inovasi bohlam lampu nya. Tahu kah kalian.? Siapa THOMAS ALVA EDISON itu.?

Ia lahir dalam Milan, Ohio, Amerika Serikat dalam lepas 11 Februari 1847. Pada masa kecilnya dalam Amerika Serikat,Edison selalu mendapatkan nilai buruk dalam sekolahnya. Oleh karenanya ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri dalam tempat tinggal. Ia dimuntahkan dari sekolahnya karena dipercaya terlalu ndeso buat seseorang murid. Di tempat tinggal beserta leluasa Edison mini bisa membaca kitab-kitab ilmiah dewasa dan mulai mengadakan poly sekali percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun beliau mulai bekerja menjadi penjual koran, butir-buahan dan gula-gula dalam kereta barah. Kemudian beliau menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York beliau diminta buat menjadi kepala mesin telegraf yg krusial. Mesin-mesin itu mengirimkan fakta urusan ekonomi ke seluruh perusahaan terkemuka dalam New York. Hingga dalam tahun 1879 beliau berhasil menemukan lampu listrik.

Edison bukan lah anak yg ndeso, beliau hanya seseorang anak yg membutuhkan perlakuan spesifik. Kisah dari 2 tokoh akbar global tadi tanda dalam kita seluruh bahwa anak luar biasa bukanlah anak buangan, mereka anak yg spessial yg wajib diperhatikan. Sehingga mereka bisa mendapatkan hak pendidikan mereka. Sama mirip anak-anak normal lainnya.

Klasifikasi Anak Luar Biasa

a)  Kelainan mental,

b)     Kelainan sensorik,

c)  Gangguan komunikasi

d)     Gangguan konduite,

e)  Tuna ganda atau stigma berat

REFERENSI : WIKIPEDIA.COMNama: Nandya Rachma / 1335142028

0 Response to "Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Luar Biasa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel