Prinsip Umum Belajar - Pendidikan Indonesia

Sebagai simpulannya terhadap berbagai prinsip belajar baik menurut konsep behaviorisme, kognitivisme maupun konstruktivisme, Sukmadinata (2004:165-166) menyampaikan prinsip umum belajar (sedikit dikembangkan) sebagaibberikut.

  1. Belajar merupakan bagian dari perkembangan. Belajar dan perkembangan merupakan dua hal yang berbeda, tetapi erat hubungannya. Dalam perkembangan dituntut belajar, sedangkan melalui belajar terjadi perkembangan individu yang pesat. 
  2. Belajar berlangsung seumur hidup. Hal ini sesuai dengan prinsip pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) 
  3. Keberhasilan belajar dipengaruhi oleh faktor-faktor bawaan, lingkungan, kematangan, serta usaha dari individu secara aktif. 
  4. Belajar mencakup semua aspek kehidupan. Oleh sebab itu harus mengembangkan aspek kognitif, afejtif dan psikomotor dan keterampilan hidup (life skill). Menurut ki Hajar Dewantara belajar harus mengembangkan cipta (kognitif, rasa (afektif), karsa (motivasi)  dan karya (psikomotor) 
  5. Kegiatan belajar berlangsung di sembarang tempat dan waktu. Berlangsung di sekolah (kelas dan halaman sekolah) di rumah, di masyarakat, di tempat rekreasi, di alam sekitar, dalam bengkel kerja, di dunia industri, dan sebagainya. 
  6. Belajar berlangsung baik dengan guru maupun tanpa guru. Berlangsung dalam situasi formal, informa, dan nonformal. 
  7. Belajar yang terencana dan disengaja menuntut motivasi yang tinggi. Biasanya terkait dengan pemenuhan tujuan yang kompleks, diarahkan kepada pengusaan, pemecahan masalah atau pencapaian sesuatu yang bernilai tinggi. Ininharus terencana, memerlukan waktu dan dengan upaya yang sungguh-sungguh. 
  8. Perbuatan belajar bervariasi dari yang paling sederhana samapai dengan yang amat kompleks. 
  9. Dalam belajar dapat terjadi hambatan-hambatan. Hambatan dapat terjadi karena belum adanya penyesuaian individu dengan tugasnya, adanya hambatan dan lingkungan, kurangnya motivasi, kelelahan atau kejebuhan belajar. 
  10. Dalam hal tertentu belajar merupakn adanya bantuan dan bimbingan dari orang lain. Orang lain itu dapat guru, orang tua, teman sebaya yang kompeten dan lainnya, ingat prinsip scaffolding dan ZPD. 
sumber : belajar dan pembelajaran : (prof. DR. Suyono. M. Pd dan DRS. Hariyanto. M. S : 128-129)  

0 Response to "Prinsip Umum Belajar - Pendidikan Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel