Skip to main content

Masalah Belajar yang di Hadapi Siswa

Belajar merupakan salah satu usaha sadar manusia dalam mendidik dalam upaya meningkatkan kemapuan kemudian diiringi oleh perubahan dan peningkatan kualitas dan kualitas pengetahuan manusia itu sendiri. 

Belajar adalah salah satu aktivitas siswa yang terjadi di dalam lingkungan belajar. Belajar diperoleh melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal. 

Biasanya kemampuan siswa dalam belajar seringkali dikaitkan dengan kemampuan intlektualnya. Pengukuran kemampuan intlektual ini ditunjukkan oleh hasilbyes IQ (intelligence Quotient) atau kecerdasan intelektual. Siswa dengan IQ >110 tergolong kedalam siswa dengan kemampuan diatas rata-rata, siswa dengan rentang IQ 90-109 tergolong kedalam rata-rata normal, dan IQ <90 tergolong kedalam rata-rata rendah atau siswa dengan kemapuan rendah.

Masalah_belajar
Masalah belajar adalah suatu keadaan atau kondisi yang dialami oleh siswa sehingga dapat menghambat kelancaran proses belajarnya. Kondisi tertentu ini dapat berkenaan dengan keadaan dirinya yaitu berupa kelemahan-kelemahan yang di milikinya dan dapat juga berkenaan dengan lingkungan yang tidak merugikan dan memberikan dampak buruk bagi dirinya. Masalah-maslah belajar ini tidak hanya dialami oleh siswa dengan kemapuan rendah atau biasa-biasa saja, akan tetapi juga dapat dialami oleh siswa dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata normal atau tinggi. 
Masalah-masalah yang dihadapi siswa saat belajar :
  1. Siswa tidak mampu mencapai tujuan belajar atau hasil belajar sesuai dengan pencapaian teman-teman seusianya yang ada dalam kelas yang sama. 
  2. Siswa yang mengalami keterlambatan akademik. 
  3. Siswa yang secara nyata tidak dapat mencapai kemampuan sendiri. 
  4. Siswa yang sangat lambat dalam belajar. 
  5. Siswa yang kekurangan motivasi dalam belajar. 
  6. Siswa yang bersikap dan memiliki kebiasaan buruk dalam belajar. 
  7. Siswa yang sering tidak mengikuti proses belajar mengajar di kelas
  8. Siswa yang mengalami penyimpangan perilaku (kurangnya tata kerama) dalam hubungan intrsosial. 
Faktor-faktor penyebab masalah belajar dapat berasal dari dalam diri siswa itu sendiri (interen)  maupun dari luar diri siswa (ekstern)

Comments

Popular posts from this blog

PENDIDIKAN INDONESIA, TUJUAN DAN UNSUR BELAJAR

Unsur-unsur belajar adalah faktor-faktor yang menjadi indikator keberlangsungan proses belajar. Setiap ahli pendidikan sesuai dengan aliran teori belajar yang dianutnya memberikan aksentuasi sendiri tentang hal-hal apa yang penting dipahami dan dilakukan agar belajar benar-benar belajar. Cronbach sebagai penganut aliIan 
behaviorisme (1954:49-50) menyatakan dalam Sukmadinata (2004:157) adanya tujuh unsur utama dalam proses belajar, yang meliputi: 
Tujuan. Belajar dimulai karena adanya suatu tujuan yang ingin dicapai. Tujuan ini muncul karena adanya sesuatu kebutuhan. Perbuatan belajar atau pengalaman belajar akan efektif bila diarahkan kepada tujuan yang jelas dan bermakna bagi individu. 
Kesiapan. Agar mampu melaksanakan perbuatan belajar dengan baik, anak perlu memiliki kesiapan, baik kesiapan fisik, psikis, maupun kesiapan yang berupa kematangan untuk melakukan sesuatu yang terkait dengan pengalaman belajar.

Situasi. Kegiatan belajar berlangsung dalam situasi belajar. Adapun yang …

Fungsi dan Manfaat Penilaian Autentik

Pengertian Penilaian Autentik
Terdapat dua istilah lain yang erat kaitannya dengan pengertian penilaian, yakni pengukuran dan evaluasi. Ketiga istilah tersebut sering kali dipergunakan secara bertukar pakai, sehingga penggunaannya sering menimbulkan kekacauan pengertian. Pengukuran adalah proses menerapkan alat ukur terhadap sesuatu objek, bisa barang ataupun gejala menurut aturan-aturan tertentu. Pengukuran (measurement)  dalam pendidikan menggunakan alat ukur berupa tes ataupun nontes.  Pengertian dan Karakteristik Penilaian Autentik Penilaian Autentik merupakan salah satu pilar dalam pembelajaran kontekstual. Johnson (2002:165) mengemukakan bahwa penilaian autentik memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan apa yang telah mereka pelajari selama proses belajar mengajar, penilaian autentik adalah suatu penilaian belajar yang merujuk pada situasi atau konteks "dunia nyata", yang memerlukan berbagai macam pendekatan untuk memecahkan masalah yang memberikan kemungkinan …

FUNGSI DAN BAGIAN BAGIAN LAMBUNG

Bagian Lambung merupakan salah satu bagian dalam sistem pencernaan manusia. Di dalam lambung, makanan yang masuk akan dicerna menjadi bentuk bubur dan sebagian kecil akan diserap di lambung. Lambung manusia dapat menampung sekitar 1,5 liter makanan. Bentuk lambung menyerupai seperti kantong dan memiliki dinding yang tebal. Lambung dapat mengembang dan mengempis, tergantung pada ada atau tidaknya makanan yang masuk. 

Berikut adalah beberapa bagian-bagian lambung :  Kardiak – Kardiak adalah tempat pertama dari lambung, letaknya berada di bawah setelah kerongkongan. Tempat ini adalah tempat pertama masuknya makanan setelah dari kerongkongan. Kardiak merupakan bagian atas dari lambung. Fundus – Fundus merupakan bagian tengah dari lambung. Pada bagian ini makanan akan tersimpan selama kurang lebih 1 stick. Di dalam fundus, gas-gas akan terakumulasi ketika expositions pencernaan kimia terjadi di dalam lambung. Korpus – Korpus merupakan wilayah pusat dari organ lambung. Di bagian korpuslah ex…