Skip to main content

Gaya Belajar Felder-Silverman

Pertanyaan pokok yang muncul dalam pembelajaran adalah bagaimanakah agar siswa cerdas,  dan bukan apakah siswa sudah cerdas. Dalam hal ini diperlukan pengetahuan guru tentang bagaimana cara siswa belajar secara lebih efektif. Cara siswa belajar itu disebut tipe belajar,  gaya belajar atau modalitas belajar. 


Contoh gaya belajar siswa secara lebih rinci adalah sebagi berikut :

Dikembangkan oleh R.M. Felder seorang profesor teknik kimia dengan rekannya L.K. Silverman pada tahun 1988 lewat publikasinya learning Styles and Teaching Styles in Engineering Education.  Model ini menggolongkan pembelajaran dalam klasifikasi : 
  1. Pembelajaran indrawi,  sensing learner ( konkret, praktis, berorientadi fakta dan prosedur) atau pembelajaran intuitif (konseptual, inovativ, berorientasi kepada makna dan teoril;
  2. Pembelajaran visual ( menyukai representasi visual dalam penyajian misalnya gambar, diagram, diagram alir) ;
  3. Pembelajaran induktif ( menyukai presentasi yang diproses dari hal-hal khusus ke umum), atau pembelajaran deduktif ( menyukai presentasi yang diproses dari hal-hal umum ke khusus) ;
  4. Pembelajaran aktif ( belajar dengan menciba atau melakukan sesuatu, bekerja sama dengan yang lain) atau pembelajaran reflektif (belajar dengan memikirkan sesuatu dalam-dalam, bekerja sendiri) ;
  5. Pembelajaran sekuensial (linear,  beraturan, belajar dalam langkah-langkah kecil yang inkremental/bertahap) atau pembelajaran global (holistik, pemikir sistem,  belajar dalam lompatan-lompatan besar). 
Sumber : belajar dan pembelajaran - teori dan konsep dasar. ( 159-160 ; 2015) 

Comments

Popular posts from this blog

PENDIDIKAN INDONESIA, TUJUAN DAN UNSUR BELAJAR

Unsur-unsur belajar adalah faktor-faktor yang menjadi indikator keberlangsungan proses belajar. Setiap ahli pendidikan sesuai dengan aliran teori belajar yang dianutnya memberikan aksentuasi sendiri tentang hal-hal apa yang penting dipahami dan dilakukan agar belajar benar-benar belajar. Cronbach sebagai penganut aliIan 
behaviorisme (1954:49-50) menyatakan dalam Sukmadinata (2004:157) adanya tujuh unsur utama dalam proses belajar, yang meliputi: 
Tujuan. Belajar dimulai karena adanya suatu tujuan yang ingin dicapai. Tujuan ini muncul karena adanya sesuatu kebutuhan. Perbuatan belajar atau pengalaman belajar akan efektif bila diarahkan kepada tujuan yang jelas dan bermakna bagi individu. 
Kesiapan. Agar mampu melaksanakan perbuatan belajar dengan baik, anak perlu memiliki kesiapan, baik kesiapan fisik, psikis, maupun kesiapan yang berupa kematangan untuk melakukan sesuatu yang terkait dengan pengalaman belajar.

Situasi. Kegiatan belajar berlangsung dalam situasi belajar. Adapun yang …

Fungsi dan Manfaat Penilaian Autentik

Pengertian Penilaian Autentik
Terdapat dua istilah lain yang erat kaitannya dengan pengertian penilaian, yakni pengukuran dan evaluasi. Ketiga istilah tersebut sering kali dipergunakan secara bertukar pakai, sehingga penggunaannya sering menimbulkan kekacauan pengertian. Pengukuran adalah proses menerapkan alat ukur terhadap sesuatu objek, bisa barang ataupun gejala menurut aturan-aturan tertentu. Pengukuran (measurement)  dalam pendidikan menggunakan alat ukur berupa tes ataupun nontes.  Pengertian dan Karakteristik Penilaian Autentik Penilaian Autentik merupakan salah satu pilar dalam pembelajaran kontekstual. Johnson (2002:165) mengemukakan bahwa penilaian autentik memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan apa yang telah mereka pelajari selama proses belajar mengajar, penilaian autentik adalah suatu penilaian belajar yang merujuk pada situasi atau konteks "dunia nyata", yang memerlukan berbagai macam pendekatan untuk memecahkan masalah yang memberikan kemungkinan …

FUNGSI DAN BAGIAN BAGIAN LAMBUNG

Bagian Lambung merupakan salah satu bagian dalam sistem pencernaan manusia. Di dalam lambung, makanan yang masuk akan dicerna menjadi bentuk bubur dan sebagian kecil akan diserap di lambung. Lambung manusia dapat menampung sekitar 1,5 liter makanan. Bentuk lambung menyerupai seperti kantong dan memiliki dinding yang tebal. Lambung dapat mengembang dan mengempis, tergantung pada ada atau tidaknya makanan yang masuk. 

Berikut adalah beberapa bagian-bagian lambung :  Kardiak – Kardiak adalah tempat pertama dari lambung, letaknya berada di bawah setelah kerongkongan. Tempat ini adalah tempat pertama masuknya makanan setelah dari kerongkongan. Kardiak merupakan bagian atas dari lambung. Fundus – Fundus merupakan bagian tengah dari lambung. Pada bagian ini makanan akan tersimpan selama kurang lebih 1 stick. Di dalam fundus, gas-gas akan terakumulasi ketika expositions pencernaan kimia terjadi di dalam lambung. Korpus – Korpus merupakan wilayah pusat dari organ lambung. Di bagian korpuslah ex…