Skip to main content

PIDATO PERPISAHAN KELAS 6 SEKOLAH DASAR

Assalamualaikum Wr. Wb.
Bismillahirrohmanirrohim, Alhamdulillahirobbil'alamin, Asholatuwasalammu 'alaasrofiambiya'i wal mursalin, wa'ala'alihi washohbihi 'ajma'in, amma ba'du.

Yang saya hormati KANIT DIKPORA Kecamatan Labuhan Haji
Kepala Sekolah SD Negeri 8 yang saya hormati
Bapak Ibu dewan guru dan karyawan SD Negeri 8 KORLEKO yang saya hormati.
Para tamu undangan yang saya hormati
Teman-teman seperjuangan  yang berbahagia.

Tiada kata yang pantas untuk mengawali pidato ini, selain ucapan puji syukur Alhamdulillah atas segala nikmat dan karunianya, sehingga kita bisa berkumpul di sini tanpa ada halangan suatu apa.

Sholawat salam Allah SWT semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW.

Masih terbayang dalam ingatan, ketika bapak dan Ibu guru mengajari kami dengan penuh sabar dan kasih sayang.

Terima kasih, telah mengajarkan kami berhitung mulai dari 0 sampai 1000 mengenalkan alfabet dari huruf A sampai Z dan membuka cakrawala kami tentang Indonesia, dari sabang sampai merauke. Semoga Tuhan membalas dengan pahala yang berlimpah atas semua kebaikan yang bapak dan ibu berikan.

Terima kasih, Pahlawan tanpa tanda jasa. Jasamu abadi, kami kenang sepanjang masa. Disini, saya mewakili teman-teman kelas 6, mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika saat belajar di kelas maupun di luar kelas, ada sikap yang tidak terpuji, kata-kata yang tercela dan khilaf yang tidak disengaja telah melukai ibu dan Bapak guru.

Untuk teman-teman kelas 6, cerita kita tidak akan selesai disini. Kita masih bisa tersenyum dalam ilmu, dan tertawa dalam canda walau di tempat masing-masing yang berbeda. Perpisahan hari ini adalah langkah awal kita untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi. Mari benamkan dalam dada, tekadkan untuk terus mengharumkan nama SD kita tercinta ini. Untuk adik-adik tersayang, saya mewakili teman-teman kelas 6 ingin menyampaikan pesan,
Tiada kesuksesan tanpa perjuangan.
Tiada perjuangan tanpa pengorbanan.
Tiada pengorbanan tanpa keikhlasan.

Kami yakin, di kemudian hari akan tiba juga saat adik-adik mencapai kelulusan. Kuncinya hanya ikhlas dalam belajar, berusaha keras, dan tidak lupa berdoa. Insya Allah kelak adik-adik bisa seperti kami disini, lulus dengan nilai yang memuaskan, bahkan lebih baik lagi.

Semua kenangan yang berasal dari sebuah gedung Sekolah Dasar, di salah satu sudut desa ini tidak akan kami lupakan.
Hadirin yang berbahagia,

Rupanya sambutan dari saya cukup sekian, mohon maaf apabila ada kesalahan. Akhir kata, saya memohon doa restu.
WASSALAMU ALIKUM WARAHMATULLAHHI WABARAKATUH



Comments

Popular posts from this blog

Fungsi dan Manfaat Penilaian Autentik

Pengertian Penilaian Autentik
Terdapat dua istilah lain yang erat kaitannya dengan pengertian penilaian, yakni pengukuran dan evaluasi. Ketiga istilah tersebut sering kali dipergunakan secara bertukar pakai, sehingga penggunaannya sering menimbulkan kekacauan pengertian. Pengukuran adalah proses menerapkan alat ukur terhadap sesuatu objek, bisa barang ataupun gejala menurut aturan-aturan tertentu. Pengukuran (measurement)  dalam pendidikan menggunakan alat ukur berupa tes ataupun nontes.  Pengertian dan Karakteristik Penilaian Autentik Penilaian Autentik merupakan salah satu pilar dalam pembelajaran kontekstual. Johnson (2002:165) mengemukakan bahwa penilaian autentik memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan apa yang telah mereka pelajari selama proses belajar mengajar, penilaian autentik adalah suatu penilaian belajar yang merujuk pada situasi atau konteks "dunia nyata", yang memerlukan berbagai macam pendekatan untuk memecahkan masalah yang memberikan kemungkinan …

PENDIDIKAN INDONESIA, TUJUAN DAN UNSUR BELAJAR

Unsur-unsur belajar adalah faktor-faktor yang menjadi indikator keberlangsungan proses belajar. Setiap ahli pendidikan sesuai dengan aliran teori belajar yang dianutnya memberikan aksentuasi sendiri tentang hal-hal apa yang penting dipahami dan dilakukan agar belajar benar-benar belajar. Cronbach sebagai penganut aliIan 
behaviorisme (1954:49-50) menyatakan dalam Sukmadinata (2004:157) adanya tujuh unsur utama dalam proses belajar, yang meliputi: 
Tujuan. Belajar dimulai karena adanya suatu tujuan yang ingin dicapai. Tujuan ini muncul karena adanya sesuatu kebutuhan. Perbuatan belajar atau pengalaman belajar akan efektif bila diarahkan kepada tujuan yang jelas dan bermakna bagi individu. 
Kesiapan. Agar mampu melaksanakan perbuatan belajar dengan baik, anak perlu memiliki kesiapan, baik kesiapan fisik, psikis, maupun kesiapan yang berupa kematangan untuk melakukan sesuatu yang terkait dengan pengalaman belajar.

Situasi. Kegiatan belajar berlangsung dalam situasi belajar. Adapun yang …

FUNGSI DAN BAGIAN BAGIAN LAMBUNG

Bagian Lambung merupakan salah satu bagian dalam sistem pencernaan manusia. Di dalam lambung, makanan yang masuk akan dicerna menjadi bentuk bubur dan sebagian kecil akan diserap di lambung. Lambung manusia dapat menampung sekitar 1,5 liter makanan. Bentuk lambung menyerupai seperti kantong dan memiliki dinding yang tebal. Lambung dapat mengembang dan mengempis, tergantung pada ada atau tidaknya makanan yang masuk. 

Berikut adalah beberapa bagian-bagian lambung :  Kardiak – Kardiak adalah tempat pertama dari lambung, letaknya berada di bawah setelah kerongkongan. Tempat ini adalah tempat pertama masuknya makanan setelah dari kerongkongan. Kardiak merupakan bagian atas dari lambung. Fundus – Fundus merupakan bagian tengah dari lambung. Pada bagian ini makanan akan tersimpan selama kurang lebih 1 stick. Di dalam fundus, gas-gas akan terakumulasi ketika expositions pencernaan kimia terjadi di dalam lambung. Korpus – Korpus merupakan wilayah pusat dari organ lambung. Di bagian korpuslah ex…